National League

National League

Persaingan musim baru

Managerzone telah tiba pada musim baru, gong tanda dimulainya musim 42 telah didengungkan sejak 18 april lalu. 7 pertandingan kini telah dilewati oleh seluruh manager di dunia tentu dengan hasil yang berbeda-beda, ada yang mengawali musim dengan baik sehingga bisa bersaing dijalur juara, dan ada juga yang mengawali musim dengan buruk sehingga harus berjuang mati-matian untuk bisa keluar dari zona degradasi. Bagaimana sepak terjang tim-tim ISL & Divisi utama hingga pekan ketujuh, saksikan ulasannya berikut ini ...

Indonesia Super League

Juara Indonesia Super League 2 musim lalu “Campur Sari” kembali menunjukan tajinya dimusim baru ini. Campur Sari menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di ISL sejauh ini, tim asuhan pelatih Tim Nasional melesat dengan 6 kemenangan & 1 hasil imbang dengan total point 19. Campur Sari juga memegang rekor sebagai tim paling banyak mencetak gol & paling sedikit kebobolan gol sejauh ini, Campur Sari telah mencetak 20 gol dan hanya kebobolan 3 gol dari tujuh pertandingan yang teah dilakoni. Dibawahnya membayangi Real Mollucas meski dengan selisih 4 point yang cukup jauh. Selebihnya mulai dari PS Pewee hingga Betur FC berbaris dengan sangat rapat dipapan klasemen. Kerasnya persaingan di Indonesia Super League pun memaksa 3 tim besar seperti PHOENIX SC, SHINIGAMI, & LUPUS United berada dizona degradasi.

NL1




Sengitnya persaingan dipapan klasemen berlanjut hingga kepapan top skor, nama baru “Ida Bagus Rosada” melejit dengan 9 golnya yang dicetak hanya dari 7 pertandingan sejauh ini. Nama striker asli binaan Real Mollucas bahkan sama sekali tidak tercantum didaftar 10 besar top skorers musim lalu. Dibawahnya terdapat top skorers musim lalu “Arne Biling” dengan 8 gol, jumlah gol yang sama juga dicetak oleh rekan satu timnya di Black Dragon FC “Humberto Beguellina” dan striker yang membawa Campur Sari memimpin klasemen ISL sejauh ini “Lukasz Mondrowski”.

NL2



Divisi 1.1

Sempurna itu kata yang tepat untuk menggambarkan performa “Barudak Cageur” pada awal musim ini. 7 pertandingan disikat habis olehnya dengan kemenangan, bukan hanya kemenangan biasa Barudak Cageur selalu berhasil unggul atas lawan-lawannya dengan skor besar. Dari tujuh pertandingan tim asal tanah sunda ini telah mencetak 29 gol dan hanya kebobolan 2 gol, statistik ini menjadi yang terbaik dari seluruh pemimpin klasemen divisi 1 bahkan ISL sekalipun hingga sejauh ini. Posisi dekat namun terasa jauh bagi Dragos & VosakZ UNITED yang berada dipossisi 2 dan 3 karena tertinggal 5 point dari sang pemimpin klasemen Barudak Cageur. Selebihnya perolehan point yang cukup ketat masih terjadi dipapan tengah divisi 1.1, hanya Manchester United yang tercecer diposisi terbawah tanpa 1 pun point & belum mencetak gol sejauh ini.

NL3




Divisi 1.2

Divisi tengah ini mungkin menjadi divisi yang paling ketat sejauh ini, seolah ingin mengikuti sukses 2 manager wanita yang menjadi juara divisi 1 musim lalu “Happy Soccer Club” juga seperti mendapatkan angin segar dimusim yang baru ini dengan berhasil memimpin klasemen divisi 1.2 hingga pekan ketujuh. Happy Soccer Club berhasil mengumpulkan 17 point hasil dari 5 kali menang & 2 kali imbang. Tak membiarkan Happy Soccer Club berjalan sendirian, duo tim yang berasal dari divisi 2.5 musim lalu Real Galaxy & Zandal Zephit menempel ditangga kedua dan ketiga dengan 15 & 14 point. Masih dengan selisih point yang sangat ketat berbaris rapi sembilan tim dibawahnya mulai dari My Name Is Jonas hingga Morgenroete dengan margin point maksimal hanya 4.

NL4




Divisi 1.3

Jika divisi tengah tadi menjadi divisi yang paling ketat, divisi terakhir 1.3 menjadi divisi yang paling terasa timpang kekuatan antar tim-tim nya. Sama dengan Barudak Cageur diliga tetangga, “ATLETICO TWO PILLARS” yang menjadi pemimpin klasemen diliga ini pun selalu menang hingga pertandingan ketujuh. Mengumpulkan point sempurna 21 tidak serta merta membuat ATLETICO TWO PILLARS menjadi tim paling banyak mencetak gol sejauh ini. Jika Barudak Cageur yang sangat superior di divisi 1.1 hanya berhasil surplus 27 gol, bandingkan dengan InTeRseNaL & Grokgak FC yang berhasil suplus 32 gol meskipun hanya berada ditangga kedua dan ketiga dengan 18 dan 16 point. Bantenan hingga Takumi kuzuryu masih berbaris ikut rombongan atas sebelum terpisahkan oleh jurang rombongan bawah yang menjerat Kenjiran FC hingga Opera Van Java di divisi paling akhir.

NL5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10